Benang Emas Songket Palembang Tanggo Buntung

Songket Palembang

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki icon kainnya sendiri yang disertai dengan historikal dari sang leluhur. Seperti tenun ikat dari Lombok, kain ulos yang dibuat masyarakat batak, sesaringan yang merupakan kain khas Banjar Kalimantan Selatan, sutra bugis yang dipercaya masyarakat bugis sebagai tradisi menenun para dewa atau kain gringsing asal Bali yang memakan waktu 2-3 tahun pembuatan –wow-. Tidak terkecuali Palembang dengan songketnya. Sebenarnya bukan hanya Palembang yang menamai kain khasnya dengan ‘songket’, masyarakat Minangkabau juga menggunakan ‘songket’ untuk kain khas mereka. Tapi untuk corak dan motifnya tentu berbeda –dan kali ini kita tidak akan membahas perbedaan keduanya-.

Songket Palembang
Sentra Industri Pengrajin Songket

Songket Palembang pada jaman dahulu hanya dipakai oleh para bangsawan. Dimasa kesultanan Palembang Darussalam, kain ini adalah barang mewah yang akan menunjukkan strata sosial dan derajat pemakainya. Begitupun untuk tradisi adat seperti pernikahan. Kain songket menjadi barang wajib dan hal ini masih bertahan sampai sekarang. Jadi untuk traveller yang kepincut gadis Palembang asli, harus tambahkan songket di list hantarannya ya.

Songket Palembang
Toko Songket Fikri Koleksi

Dengan label bangsawan yang menyertai sang pemakai songket di jaman dulu membuat kain ini sangat prestice. Tapi sekarang tidak lagi. Seiring dengan berkembangnya jaman, orang-orang dari kalangan bukan bangsawan –tapi punya kocek lebih, hhehehe- juga bisa memilikinya. Mulai dari harga ratusan ribu sampai yang jutaan ada –yang puluhan juta juga ada-.

Songket Palembang
Toko Songket Cek Nani

Salah satu lokasi terbaik untuk memuaskan para hunter songket di Palembang adalah Sentra Industri Pengrajin Songket yang letaknya sepanjang jalan Ki Rangga Wirasanti sampai ke jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II. Daerah ini lebih dikenal dengan sebutan ‘Tanggo Buntung’. Untuk sampai ke tempat wisata Palembang ini traveller bisa naik angkot dengan jurusan Ampera-Tanggo Buntung (mobil warna coklat) bila dari Jembatan Ampera. Selain lebih hemat biaya, angkot jurusan ini juga tepat masuk ke sentra industri songket dan kita bisa berhenti tepat di depan toko-toko songket yang kita inginkan. Jarak antara satu toko ke toko lainnya tidak terlalu jauh karena ada banyak toko bertemakan songket disini jadi dengan berjalan kakipun tidak masalah.

Songket Palembang
Toko Songket Cek Ipah

Selain kain songket toko-toko di sentra industri ini juga menjual barang-barang khas Palembang seperti kain jumputan, tanjak, dompet dari bahan songket dan cindramata bertemakan Palembang lainnya yang bisa dijadikan buah tangan untuk sanak saudara. Bahkan di beberapa toko kita bisa melihat langsung pembuatan songket lengkap dengan alat tenun tradisionalnya.

Songket Palembang
Museum Songket Zainal

Songket Palembang dengan 70-an motif ini menggunakan benang emas sebagai andalannya. Beberapa motif yang tekenal dengan nama yang sangat ke-Palembang-an antaranya jando beraes (janda berias), bungo cino (bunga cina), dan bintang berante (bintang berantai). Dengan proses pembuatan yang tidak sebentar dan motif yang beragam tidak heran kalau songket memiliki nilai seni tersendiri. Bahkan semakin tua umur kain, semakin mahal pula harganya –dengan kondisi yang baik pula-.

Rumah Panggung Palembang
Rumah Panggung Palembang
Rumah Panggung Palembang
Rumah Panggung Palembang

Tidak kalah dengan songketnya, di daerah ini juga banyak terlihat bangunan-bangunan lama khas Palembang. Rumah panggung. Namun sudah banyak yang di kolaborasikan dengan bangunan baru. Tapi dari warna kayu, traveller akan bisa memperkirakan umurnya. Bangunan-bangunan lama di daerah ini beralasan, karena kebanyakan orang Palembang asli berasal dari Tanggo Buntung. Tidak ada salahnya menjadikan rumah panggung berwarna eksotis ini objek foto tapi untuk diketahui kalau jalan disepanjang daerah ini sempit dan kebiasaan angkot yang serasa punya jalan sendiri. So keep carefull. Selamat hunting songket dan jangan ragu untuk bertanya dan lebih penting jangan sungkan menawar songket-songket disini.

Benang Emas Songket Palembang Tanggo Buntung
5 (100%) 2 votes
(Visited 2,549 times, 1 visits today)

a daughter who so close to father and greatly admired to mother

4 Comments

  1. atica
    June 19, 2015

    beh ayuk ini jalan2 k tanggo buntung. numpang motoi toko bae yuk yee, belanjo dak ? 😛

    Reply
  2. Erie Khafif Mukti
    June 20, 2015

    cubo ado foto ayuk2 lagi bikin songket.

    Reply
  3. Bima Kurniawan
    June 20, 2015

    bederet yolah galo, jualan songket sini…

    ado songket terkenal itu, zainal songket

    Reply
  4. suzan
    June 22, 2015

    Pernah belajar menenun songket dan susah banget 😀

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *