Flashback ke Zamannya Kerajaan Sriwijaya di Palembang

Kerajaan Sriwijaya

Ketika mendengar pernyataan bahwa “Palembang adalah kota tertua di Indonesia.”, pertama kali yang terbesit di benak saya adalah pertanyaan, “tahu dari mana?” Ternyata fakta bahwa Palembang adalah kota tertua di Indonesia didapatkan berdasarkan isi Prasasti Kedukan Bukit, yang sekarang disimpan di Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat.

Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya
Lokasi Replika Prasasti Kedukan Bukit di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya

Namun, jika Anda jalan-jalan ke Palembang, maka Anda akan dapat melihat replika prasasti Kedukan Bukit ini. Letaknya di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Situs Karanganyar. Taman ini merupakan tempat wisata yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan.

Secara geografis, lokasinya terletak Jalan Syakhyakirti, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus, Palembang.   Area Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya ini cukup luas. Untuk melihat secara keseluruhan, Anda dapat naik ke menara pandang tiga tingkat yang terletak di depan taman utama.  Itu pun belum mampu mengakomodasi seluruh pemandangan taman, namun cukup menyenangkan untuk sekedar bersantai dan melihat keindahan situs taman Kerajaan Sriwijaya dari atas.

Situs Karanganyar
Di atas menara pandang Situs Karanganyar.

Taman ini diyakini adalah kawasan pemukiman Kerajaan Sriwijaya yang terletak di tepi utara Sungai Musi. Di kawasan ini ditemukan jaringan kanal buatan, parit dan kolam yang disusun rapi, sehingga dipastikan pada zaman dahulu kawasan ini merupakan pusat kehidupan dan aktivitas manusia. Selain itu di taman ini banyak sekali ditemukan situs-situs seperti bekas bangunan maupun peralatan-peralatan sederhana.

Kanal Sungai Musi
Kanal yang terhubung langsung dengan Sungai Musi
Taman di Palembang
Tamannya luas, banyak pohon rindang, plus gazebo tempat beristirahat, dan cukup bersih!

Menariknya, di dalam area Taman Purbakala juga terdapat Museum Sriwijaya. Museum ini didirikan sejak tahun 2008 dan menyimpan prasasti-prasasti mengenai sejarah Kerajaan Sriwijaya. Di museum ini, kita dapat belajar banyak mengenai sejarah Kerajaan Sriwijaya mulai dari zaman Kadatuan Sriwijaya pada abad ke 7-8 Masehi, zaman Palembang dibawah Kerajaan Majapahit abad 14-15 Masehi, sampai pada zaman Kerajaan Palembang Islam abad ke 15-17 Masehi.

Museum Sriwijaya
Bagian depan Museum Sriwijaya
Ular Tangga Sriwijaya
Ular tangga versi Kerajaan Sriwijaya yang ada di dalam museum

Setiap prasasti, situs, ataupun benda sejarah yang dipamerkan di dalam Museum Sriwijaya dilengkapi dengan poster keterangan yang berisi alih aksara (bacaan tulisan yang ada di prasasti), alih bahasa (terjemahan tulisan di dalam prasasti), maupun keterangan sejarah lainnya.  Setiap keterangan ditulis dengan dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jadi setiap pengunjung yang datang bisa langsung membaca dan seperti benar-benar seperti diajak flashback ke masa lalu.

Prasasti Talang Tuo
Prasasti Talang Tuo, berisikan perintah pembuatan sebuah taman pada tanggal 2 Caitra 606 Saka / 23 Maret 684 Masehi oleh Dapunta Hyang Sri Jayasana karena suksesnya ekspedisi militer Sriwijaya
Kemudi kapal
Kemudi kapal yang ditemukan sepanjang 8,2 meter yang membuktikan bahwa Sriwijaya adalah kerajaan maritim
prasasti
Berbagai jenis prasasti dipamerkan beserta keterangannya
prasasti
Masih di ruangan prasasti, cukup luas ya?
Kerajaan Sriwijaya
Arca dewa-dewa yang menunjukkan bahwa Sriwijaya adalah kerajaan Hindu-Budha

Di lokasi ini juga sering ditemukan artefak yang menampakkan aktivitas keseharian masyarakat Kerajaan Sriwijaya, seperti peralatan memasak (tungku anglo, mangkuk, piring), manik-manik, struktur batu bata,  tali ijuk, keramik hiasan, dan sebagainya. Temuan-temuan tersebut kemudian disusun rapi dan dipamerkan di dalam  salah satu ruangan di Museum Sriwijaya. Kumpulan temuan ini semakin menggambarkan padatnya aktivitas masyarakat Kerajaan Sriwijaya pada zaman itu.

Kerajaan Sriwijaya
Keramik yang dipajang di ruangan khusus alat-alat rumah tangga zaman kuno

Nah, tertarik mengunjungi dan berwisata budaya di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya? Taman ini buka setiap hari, kecuali hari Senin ataupun hari Libur Nasional. Untuk hari Selasa – Jumat pada pukul 08.00 – 16.00 WIB, sedangkan Sabtu – Minggu pada pukul 09.00 – 16.00 WIB. Tarif masuknya pun tergolong murah, cukup 3000 rupiah per orang.

Saya menyarankan Anda untuk menyiapkan waktu cukup lama jika ingin puas datang dan belajar kebudayaan di area ini.  Kenapa? Karena area ini termasuk luas, baik bagian taman maupun di dalam museum.  Siapkan juga bekal wajib yaitu air minum dan kamera saku yang berbaterai penuh. Selamat berkelana!

Flashback ke Zamannya Kerajaan Sriwijaya di Palembang
5 (100%) 1 vote
(Visited 986 times, 1 visits today)
Psikolog klinis dan dosen, penikmat kopi, penyuka jalan-jalan, dan masih punya cita-cita untuk jadi penulis.

10 Comments

  1. Nina
    June 25, 2015

    Aku mau dong kesini. Kelihatan menarik tempatnya. Nice written Mbak Emeldah 🙂

    Reply
    1. Emeldah
      June 25, 2015

      Iya Mbak,, bagus dan bersih tempatnya..agak menyesal ga saya upload semua fotonya hehehe luas banget.. Siapin kamera buat foto2 juga ya Mbak..

      Reply
      1. M. Aulia Ramadhani
        June 25, 2015

        waiki aja udah banyak, sedikit ditambahin how to get here bakal lebih lengkap ini mel (y)

        Reply
        1. emeldah
          June 28, 2015

          Iya ya Kak… Kmrn mikirnya dikasih alamat aja cukup terus naik taxi kesini hihihi

          Reply
  2. Eriek
    June 25, 2015

    dulu pernah kesini main Flying Fox (outbound) dengan anak2 siswa pecinta alam. sejuk dan rindang banyak pepohonan disini. bagus untuk bersantai sekeluarga 🙂

    Reply
  3. Suzan
    June 26, 2015

    Sudah lama sekali gak kesini, pas kesini waktu Museumnya selesai direnovasi

    Reply
  4. Hidayah Sulistyowati
    June 27, 2015

    Prasasti dan lokasinya menarik untuk dilihat, dijelajahi sambil jalan2 santai. Anakku pasti suka nih kalo diajak kesini, catet ah 🙂

    Reply
    1. Emeldah
      June 28, 2015

      Iya Mbak, tempatnya sangat edukatif untuk anak2.

      Reply
  5. fajar siagian
    July 1, 2015

    wahhh kerajaan sriwijaya dulu masih ada ternyata d palembang
    tapi kog baru tahu dari artikel ini yaaa

    Reply
    1. Emeldah
      July 14, 2015

      Iya Mas, makanya ayo jalan-jalan ke sini,, tempatnya bagus, bersih, dan nyaman banget.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *