Melihat Eloknya Kerajinan Ukir Khas Palembang

Ukiran Palembang

Jika teman-teman menyempatkan diri untuk wisata ke Palembang dan menyukai kerajinan khas suatu daerah, baiknya mampir ke sentra kerajinan ukir khas Palembang di Jalan Faqih Jalaluddin 19 Ilir Palembang.
Dimana tuh?
Tidak sulit menemukan sentra kerajinan ukir ini karena dekat sekali dengan Mesjid Agung Palembang. Teman-teman bisa melihat deretan toko yang menjual kerajinan ukir kayu khas Palembang yang hampir serupa. Disana juga tidak hanya bisa melihat hasil jadi kerajinannya tapi juga bagaimana mereka mengukir dan memoles warna dari kerajinan tersebut.

Ukiran Palembang
aquarium, bingkai kaca dan lemari khas ukiran Palembang

Kerajinan ukir kayu khas Palembang ini mempunyai motif khusus yang berbeda dengan daerah lain, pengaruh Cina atau Budha masih menonjol dalam kerajinan ini, dominasi motif tumbuhan seperti teratai dan bunga melati atau bunga. Ciri kerajinan khas ini juga didominasi dengan warna kuning keemasan. Ini yang membedakannya dengan ukiran dari daerah lain. Berbagai hasil kerajinan ini berupa lemari atau rek dan juga berbagai hiasan rumah yang disebut laquer/laukuer/lakuer.

Meja ukir khas Palembang
Meja ukir khas Palembang

Hasil kerajinan tak hanya lemari atau rek tapi juga berupa dipan (ranjang/tempat tidur), pelaminan adat Palembang, lemari untuk kain songket, lemari buku, lemari perabotan rumah, lemari televisi, bingkai cermin, meja dan kursi, juga aquarium. Untuk membuat kerajinan ini biasanya digunakan kayu jenis tembesu. Prosesnya adalah setelah dibuat bentuk lemari atau rek yang diinginkan, baru diukir lalu dicat. Proses pengukiran ini memakan waktu 1-2 minggu tergantung besarnya lemari dan pengecatannya dilakukan dengan hati-hati menggunakan tangan pengrajin karena setiap sisi ukiran terdapat lekukan/guratan yang harus diperhatikan detil pewarnaannya.

gelok kayu
laquer : guci dan gelok kayu

Untuk kerajinan khas kayu Palembang laquer itu berupa guci-guci, pinggan/piring besar (disebut dengan dulang), stoples kayu (dalam bahasa Palembang disebut gelok) dan hiasan rumah lainnya. Produk laquer dibuat dengan kayu jeni kati atau mahoni karena lebih mudah dibentuk. Motif yang ada dalam produk laquer ini lebih menggunakan kreativitas pengrajin karena tidak diukir tapi sengaja digambar dengan motif tertentu yang dominan motif tumbuhan dengan variasi cat merah, hitam dan keemasan.

dulang
laquer : piring besar atau dulang
tempat kapur sirih
laquer : tempat kapur sirih

Jika ditanya soal harga, untuk tiap produk memang berbeda. Untuk produk seperti lemari/rek tergantung pada besarnya, semakin besar ya semakin mahal berkisar antara Rp. 2juta – Rp. 4juta dan untuk produk laquer seperti 1 set stoples kayu harganya Rp. 1juta, piring besar Rp. 500rb dan guci tergantung besarnya, bisa sampai dengan harga Rp. 5juta. Tapi tenang saja, karena ini usaha kerajinan bukan dijual di mall, yang berminat bisa langsung tawar menawar harga dan tentu saja kerajinan ini akan dibuat dengan memesan terlebih dahulu. Kalau memang ingin beli yang sudah jadi, biasanya ada beberapa produk juga yang sudah jadi tapi memang stoknya tidak banyak.

Biasanya kalau mampir ke rumah-rumah di Palembang, kita akan menemukan banyak kerajinan khas ini, yang paling banyak ya biasanya lemari perabotan, lemari buku dan juga bingkai kaca. Gak cuma itu, penyuka kerajinan ukir khas Palembang ini pun bukan disukai oleh para orang-orang Palembang atau Sumatera Selatan saja tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa toko kerajinan ini pun sudah menjual produk mereka hampir ke berbagai pelosok negeri, Toko Simbar misalnya juga melayani pembelian untuk dikirim ke berbagai daerah.

Foto-foto koleksi dari Toko Simbar : Jl. Faqih Jalaluddin No. 14

Melihat Eloknya Kerajinan Ukir Khas Palembang
4.7 (93.33%) 3 votes
(Visited 10,847 times, 2 visits today)
full time mother | part time blogger | crocheter | pisces | part of Blogger Wongkito

9 Comments

  1. aulia
    May 28, 2015

    Ukiran khas palembang ini benda wajib yg ada di rumah warga keturunan palembang asli. Kayak ada yg kurang kalo ga ada ukiran ini di rumah mereka.

    Reply
    1. Nike
      June 3, 2015

      Aku bukan keturunan asli palembang tapi punya lemarinya ๐Ÿ˜€

      Reply
  2. Suzan
    May 28, 2015

    Sekarang makin banyak permintaan lemari khas Palembang ataupun ukiran khas Palembang dari luar pulau Sumatera

    Reply
  3. Bima Kurniawan
    May 29, 2015

    Lemari khas Palembang memang bagus….

    Reply
  4. Huang
    May 29, 2015

    Mewah dan memang proses buatnya butuh waktu lama.

    Reply
  5. Eriek
    May 29, 2015

    Bagus2 ya ukirannya. Ini salah satu kebudayaan dan kerajinan khas Palembang yg harus terus dilestarikan kepada anak-cucu.

    Reply
  6. Emeldah
    May 31, 2015

    Jadi pengen belajar lebih tentang filosofi di balik setiap ukurinnya

    Reply
  7. Nina Fajriah
    June 3, 2015

    Naksir berat sama lemari pajangannya nih ๐Ÿ™‚

    Reply
    1. Nike
      June 3, 2015

      Hayo mbak dipesan *nyamar yang jualan*

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *