Komunitas Blogger Berbagi Cerita Traveling di Palembang

Menyusuri Kota Palembang Saat Car Free Day

Menyusuri Kota Palembang Saat Car Free Day

Car Free Day adalah sebuah kegiatan kampanye untuk mengurangi tingkat pencemaran udara di kota-kota besar di seluruh dunia yang disebabkan oleh kendaraan bermotor. Bermula pada tanggal 25 November 1956, Belanda melaksanakan Car Free Day setiap hari Minggu dan kata Car Free Day mulai eksis dikalangan masyarakat di kota-kota besar yang mulai meniru langkah mengurangi tingkat pencemaran udara.

Car Free Day Palembang
Car Free Day di sepuran Air Mancur

Jika Jakarta ada Car Free Day di Bundaraan HI maka Palembang pula tidak ketinggalan dengan hari bebas kendaraan bermotor ini, yaitu di seputaran Bundaraan Air Mancur. Tidak tahu pasti kapan mulanya CFD di Palembang, yang jelas CFD bertujuan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menurunkan ketergantungan terhadap kendaraan bermotor. Selain itu CFD menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Palembang mengurangi pencemaran udara di Kota Palembang dan mulai digalakan Palembang menjadi kota yang bersih, hijau dan biru atau berudara bersih.

Menikmati segarnya udara dengan lari pagi, jalan santai, bersepeda mengelilingi kawasan bebas kendaraan bermotor (car free day) merupakan waktu yang sangat tepat untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga dan kerabat.

Car Free Day Palembang
senam sehat Jalan Jend Sudirman/Cinde

Kawasan hari bebas kendaraan bermotor (car free day) yang tersebar di beberapa titik di Kota Palembang yaitu Kambang Iwak, Benteng Kuto Besak dan sekitaran Bundaran Air Mancur sampai Pasar Cinde semakin diminati, pada Minggu pagi, terlihat masyarakat Palembang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa memadati kawasan tersebut.

Meskipun tersebar di tiga tempat yang berbeda, kawasan CFD ini dipastikan ramai tiap titiknya di Minggu pagi, seperti di Kambang Iwak dan Benteng Kuto Besak CFD mulai pukul 06.00-10.00 sedangkan di seputaran masjid agung hingga pasar cinde mulai pukul 05.00-09.00. travellers bisa melakukan banyak hal mulai dari jalan santai, senam, bersepeda hingga wisata kuliner, karena tersebar disepanjang rute CFD kuliner yang dapat dicicipi. Kisaran harganya pun sangat terjangkau 5 ribu- 15 ribu.

Car Free Day PalembangKawasan yang ditetapkan Pemerintah Kota Palembang sebagai daerah ‘terlarang’ dilalui kendaraan bermotor pada jam-jam tertentu tersebut, selain dimanfaatkan sebagai tempat olahraga dan nongkrong juga menjadi ajang mempererat tali silahturahmi, travellers bisa berjumpa dengan sanak saudara serta teman-teman yang pada hari biasa sangat jarang bertemu karena kesibukan aktivitas rutin masing-masing.

Car Free Day PalembangTravellers juga dapat memanfaatkan ruang terbuka hijau tersebut sebagai tempat hunting foto, karena banyak spot foto bagus yang ditemui seperti di sekitaran Bundaraan Air Mancur hingga Pasar Cinde kita bisa menjadikan Jembatan Ampera, Masjid Agung, Bundaraan Air Mancur sebagai background foto. Setelah dari seputara Bundara Air Mancur traveller bisa berkeliling hingga ke BKB, Monpera, Museum Sultan Mahmud Badarudin II menikmati view sungai musi dan landmark kota Palembang jembatan Ampera.

Jangan khawatir kelaparan, karena di cinde, BKB maupun Kambang Iwak banyak tempat makan kaki lima yang dapat di kunjungi. Nah untuk travellers yang kebetulan Minggu pagi sedang ada di Palembang, boleh di coba menyusuri Kota Palembang saat Car Free Day.

Menyusuri Kota Palembang Saat Car Free Day
5 (100%) 1 vote
(Visited 1,292 times, 1 visits today)


4 thoughts on “Menyusuri Kota Palembang Saat Car Free Day”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *