Wisata Sejarah di Kota Palembang bagian 1

Sejarah Kota Palembang

Kota Palembang merupakan salah satu kota di Indonesia yang mempunyai kisah sejarah yang panjang, banyak situs – situs peninggalan sejarah yang layak untuk kita kunjungi dalam perjalanan Wisata Palembang. Dalam sebuah pidatonya ditahun 1965, presiden Soekarno mengatakan : “Jas Merah, Jangan sekali – sekali, Melupakan sejarah”. Provinsi Sumatra Selatan, khususnya Kota Palembang mempunyai cerita sejarah klasik yang begitu menarik untuk selalu kita simak dan telusuri. Mulai dari kemegahan kerajaan Hindu terbesar dan termegah, kerajaan Sriwijaya. Sampai dengan kearifan hasil akulturasi budaya lokal, Kesultanan Palembang Darussalam.

Dengan fakta sejarah diatas ditambah dengan bentuk geografi wilayah palembang yang dibelah oleh sungai Musi. Tentunya membuat Sumatra Bagian Selatan, khususnya kota Palembang mempunyai  warisan budaya yang beragam dan menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Sebagai “wong palembang aseli” a.k.a orang palembang asli yang lahir dan besar diatas kemegahan sejarah kerajaan maritim tertua, Sriwijaya dan kesultanan Palembang Darussalam. Saya akan coba paparkan situs – situs apa saja yang wajib kita telusuri untuk melengkapi wisata sejarah kita di Bumi Sriwijaya ini.

Oke travellers, check it out

1.Bukit Siguntang

Bukit siguntang merupakan taman berupa kompleks pemakaman raja dan pahlawan kerajaan sriwijaya dan Palembang Darussalam. Dikompleks ini terdapat 7 makam tokoh sejarah yaitu: Radja Sigentar Alam, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Pangeran Radja Batu Api, Panglima Bagus Kuning, Panglima Bagus Karang, Panglima Tuan Djundjungan.

Bukit siguntang memiliki puncak dengan ketinggian 30 mdpl dan merupakan daerah perbukitan yang paling tinggi di kota Palembang, bukit ini dikelilingi jalan-jalan setapak menuju setiap situs dan dikelilingi pepohonan yang rindang yang sering kali dijadikan tempat wisata keluarga karena tempatnya yang sejuk dan cukup jauh dari keramaian kota.

Bukit Siguntang berlokasi di kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Untuk mencapai taman wisata ini bisa ditempuh dari pusat kota, Ampera. Lalu melanjutkan perjalanan menaiki angkutan kota jurusan Ampera-Bukit besar (IDR 3500). Dan kita akan sampai langsung ke kawasan bukit siguntang.

Bukit Siguntang
Taman Pemakaman Bukit Siguntang ( Sumber : Wikipedia )

2.Masjid Agung Palembang

Masjid Agung Palembang merupakan salah satu warisan budaya Kesultanan Palembang Darussalam. Pada Tahun 1738 sampai dengan 1748 Sultan Mahmud Badaruddin I berhasil menyatukan umat islam palembang dengan membangun sebuah masjid terbesar di Nusantara pada zamannya.

Masjid yang awalnya bernama masjid Sultan ini diarsiteki oleh orang Eropa dengan mengadopsi gaya bangunan Melayu, China dan Eropa. Bentuk puncak bangunan yang berupa limas merupakan gaya khas bangunan melayu nusantara. Bentuk jendela dan pintu yang besar merupakan gaya arsitektur eropa zaman pertengahan dan terdapatnya jurai – jurai bebentuk daun melengkung yang menghiasi sisi-sisi limas merupakan hasil akulturasi dari gaya bangunan khas China.

Untuk mencapai masjid agung, aksesnya sangat mudah. Masjid ini terletak di wilayah 0 KM kota palembang persis didepan jempatan Ampera dan seluruh bus dan angkutan kota pasti melewati masjid megah ini.

Masjid Agung Palembang
Masjid Agung Palembang

3. Pulau Kemaro

Pulau ini dinamakan pulau kemaro karena kondisinya yang selalu kering “kemarau” walaupun debit air sungai musi sedang tinggi-tingginya. Pulau ini pun memeliki cerita sejarah yang melegenda, yang menarik untuk dijadikan tempat romantisme sejarah bagi para pecinta wisata sejarah Indonesia.

Masyarakat palembang mempercayai pulau ini terbentuk karena kisah cinta yang melegenda antara putri cantik Siti Fatimah dengan pangeran kerajaan dari Negeri China, Tan Bun Ann yang berakhir di kedalaman sungai Musi. Di Pulau Kemaro, kita bisa menikmati pagoda 9 lantai, bernama Klenteng Soei Goeat Kiong, juga kita bisa berziarah ke Makam Tan Bun Ann dan Siti Fatimah.

Buat traveller yang ingin berwisata sejarah ke pulau kemaro, saran saya jangan datang pada hari raya Imlek dan 15 hari setelahnya karena akan sangat ramai. Karena setiap tahunnya, pulau ini dijadikan tempat event cap go meh oleh saudara-saudara kita yang beragama Budha dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara.

Untuk mencapai pulau kemaro, bisa kita lakukan dari benteng kuto besak yang terletak dibawah jempatan Ampera lalu naik “ketek” (bukan dalam arti sebenarnya menurut kamus besar bahasa Indonesia ^_^), langung COD dengan harga berkisar IDR 80000-120000 tergantung kepandaian kita dalam tawar menawar (tapi no afgan ya gan, hehe).

Pulau Kemaro
Pulau Kemaro

Oke sobat travellers, itu tadi situs -situs sejarah Bumi Sriwijaya yang harus kita kunjungi ketika berkunjung ke kota Palembang. To be Continued.

Wisata Sejarah di Kota Palembang bagian 1
5 (100%) 1 vote
(Visited 1,060 times, 1 visits today)
Engineer, Blogger, Cycling Rider | Pembaca sejarah, penikmat senja

4 Comments

  1. Huang
    May 22, 2015

    Kemarin baru hunting di bukit siguntang. Lokasinya asik untuk hunting foto.

    Reply
  2. Nina Fajriah
    May 22, 2015

    Keren… (^_^)

    Reply
  3. suzan
    May 22, 2015

    Kota Palembang adalah kota tertua di Indonesia

    Reply
  4. Muhammad Aldrin
    May 22, 2015

    Ayok mengenal sejarah sambil berwisata 🙂

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *