Yok Ke Museum Balaputra Dewa Palembang!

Museum Balaputra Dewa

Jangan sekali-kali melupakan sejarah, begitu para tetua berkata. Seringkali di berbagai daerah kita tidak terlalu ingin pergi ke museum, lebih seru jika ke tempat wisata yang lebih seru atau kuliner-an yang enak-enak, padahal mengajak keluarga ke museum di berbagai daerah lumayan jadi kegiatan menarik untuk mengetahui sejarah suatu daerah. Untuk wisata Palembang, hayok mampir ke Museum Balaputra Dewa atau  juga disebut Museum Negeri Sumatera Selatan.

Museum Balaputra Dewa dibangun di atas area seluas 23.565 m2 dan diresmikan pada 5 November 1984. Nama Balaputra Dewa sendiri diambil dari nama raja terbesar di Kerajaan Sriwijaya.

Relief Museum
Relief Museum

Masuk ke Museum Balaputra Dewa ini kita akan langsung disuguhi gambar atau relief Museum yang menceritakan aspek-aspek kehidupan masyarakat Sumatera Selatan. Ada tiga gadis cantik penari Tari Gending Sriwijaya lengkap dengan pakaian khasnya, ada juga Rumah limas yang merupakan rumah tradisional Sumatera Selatan, gambar perempuan yang sedang menenun kain songket, ada kehidupan di Sungai Musi yang merupakan sarana transportasi bagi masyarakat Palembang beserta Jembatan Ampera yang menjadi landmark kota Palembang yang menghubungkan hulu dan hilir.

Museum ini bisa dibilang museum paing besar dan lengkap di Palembang, ada banyak koleksi dari zaman prasejarah, zaman Kerajaan Sriwijaya, zaman Kesultanan Palembang hingga zaman kolonial Belanda. Museum menjadi beberapa bagian ruang yang disebut Ruang Pameran, di ruang inilah tersimpan banyak koleksi peninggalan zaman pra kerajaan Sriwijaya seperti kerajinan tembikar, manik-manik juga replika prasasti yang menjelaskan berdirinya kerajaan Sriwijaya.
Prasasti tersebut antara lain Prasasti Kedukan Bukit, Kota Kapur, Talang Tuo, Boom baru dan Siddhayatra.

Salah satu prasasti
Salah satu prasasti

Di ruang lainnya kita juga bisa melihat silsilah kerajaan dan kesultanan Palembang, begitu juga dengan yang menjadi ciri khas Palembang seperti kerajinan songket dengan alat tenunnya, berbagai kerajinan seni ukir Palembang yang diaplikasikan ke berbagai rak, dipan, kursi hingga hiasan dalam rumah.

Songket Palembang
Songket Palembang
Kerajinan ukir
Kerajinan ukir

Menariknya lagi, ada satu tempat khusus seperti pendopo di bagian samping museum, dimana kita bisa melihat replika arca dari zaman megalitikum yang tempatnya disebut dengan Bangsal Arca atau Bangsal Patung. Di Bangsal Arca tersebut adalah arca dari atribut kebudayaan Hindu dan Budha.

Bangsal Arca
Bangsal Arca

Beberapa arca di Bangsal Arca yaitu Arca Budha, Palung Batu (yang digambarkan dengan seorang laki-laki menempel disampingnya), Arca Nandi (kendaraan Dewa Siwa, Arca Batu Gajah, lesung Batu dan Arca Budha Tingkip.

Rumah limas
Rumah limas

Museum ini juga dilengkapi dengan Rumah limas dibagian belakang museum yang bisa langsung kita lihat. Rumah limas juga disebut dengan rumah bari sebagai rumah tradisional Sumatera Selatan.

Jika teman-teman ke Palembang, mampirlah ke Museum Balaputra Dewa atau Museum Negeri Sumatera Selatan ini, letaknya gak jauh kok dari pusat kota, alamatnya di Jl. Srijaya Negara I No.288, KM. 5,5 Palembang. Biaya masuknya murah kok antara Rp.2.000 – Rp.5.000 saja per orang dan museum ini dibuka Selasa – Minggu.

Yok Ke Museum Balaputra Dewa Palembang!
5 (100%) 2 votes
(Visited 2,052 times, 1 visits today)

full time mother | part time blogger | crocheter | pisces | part of Blogger Wongkito

7 Comments

  1. Nina Fajriah
    May 22, 2015

    Museumnya keren (^_^)

    Reply
    1. Nike
      May 28, 2015

      Ajak anak-anak deh, sekalian bisa belajar sejarah 🙂

      Reply
  2. suzan
    May 22, 2015

    Bisa foto ala uang sepuluh ribu, itu rumah limas di uang sepuluh ribu sekarang 😀

    Reply
    1. Nike
      May 28, 2015

      Iya, boleh gak ya kira-kira masuk ke rumah limas itu, hehehe siapa tahu ada isinya lagi 🙂

      Reply
      1. hermawan susanto
        October 20, 2015

        assalamualikum mbak nike boleh minta bantuan nya gak kebetulan saya menganggkat tugas ahir saya mengenai museum balaputra dewa,

        Reply
        1. hermawan susanto
          October 20, 2015

          087897015168 kalo mbak nike udah baca komen saya tlong hub saya ya mbak mksh

          Reply
  3. Riris
    October 22, 2016

    Wah jaman msh smp dulu gk pkek byar dh bs liat2 d dlem musium itu, jd tringat masa kecil dulu..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *