Ini dia dua Jagoan Pempek Panggang di Palembang

Pempek Panggang

Jika anda tanyakan ke 10 orang Palembang ‘Pempek mana yang paling enak?’ maka kemungkinan besar anda akan mendapatkan 10 jawaban berbeda. Loh kok bisa? Ya bisa, karena saking banyaknya penjual pempek di Palembang, tiap-tiap orang bisa jadi memiliki pempek favorit di kampungnya masing masing.

Lah kenapa harus pempek kampung? Bukannya pempek bermerk lebih enak?

Belum tentu. Pempek kampung itu sendiri banyak kelebihannya. Harganya sudah pasti lebih murah dari pempek bermerk, dan mengenai rasa – anda bakal kaget sendiri ketika menemukan bahwa pempek yang ada di kampung-kampung itu ternyata rasanya selevel dengan pempek restoran!

Nah ngobrol-ngobrol soal pempek kampung, kemarin saya direkomendasikan oleh seorang teman yang mengatakan ada pempek panggang kampung yang enak di daerah Kebun Duku Palembang, dan ini membuat saya sedikit tersinggung. MASA IYA ada pempek panggang yang MERAJALELA ENAKNYA pun TIDAK JAUH dari rumah saya tapi saya ga tau? Hah! Orang Palembang macam apa Saya? 😀

s1

Esoknya saya bertekad bahwa saya harus mengunjungi pempek panggang kampung enak yang berlokasi di daerah Kebun Duku tepat di seberang SMPN 2 Palembang. Juga tidak lupa saya membandingkan dengan pempek panggang kampung enak jagoan saya yang ada di Jalan Kolonel Atmo Palembang.

Let’s go!

Pempek Panggang Kolonel Atmo | lokasi di lorong seberang toko kosmetik John |harga 2500idr/butir-per Mei 2015

PP11
Lorong diseberang toko kosmetik John
PP22
Gerobak Pempek Panggang
PP44
Pempek Panggang fresh from the Panggangan

Tempat ini adalah yang duluan saya datangi bila ingin makan pempek panggang. Yang saya suka dari pempek panggang ini adalah tekstur kulitnya agak keras, sehingga bila baru masak dan langsung dihidangkan, kita masih dapat merasakan kulitnya yang garing dan agak renyah bila digigit. Bagian dalamnya lembut dan sangat terasa ikannya. Enak!

PP55
Siap untuk dinikmati

Ada dua macam cara menikmati pempek panggang.

Yang pertama, pempek dibelah dua tanpa terputus, didalamnya dimasukkan ebi (udang kering) secukupnya, lalu diberi kecap dan cabai hijau. Pempek panggang siap dinikmati.

Yang kedua, pempek panggang dibelah beberapa bagian, ditaburi dengan ebi, diberi cuka secukupnya, lalu ditaburi irisan timun.

Pempek Panggang Pak Dadang | lokasi di seberang SMPN2 Kebon Duku Palembang|harga 2000idr/butir

P77
Penampakan pempek panggang Pak Dadang

Pempek panggang Pak Dadang ini adalah pempek panggang yang direkomendasikan teman saya yang konon sudah terkenal enaknya. Tanpa merk, gerobak pempek panggang Pak Dadang buka setiap hari mengikuti jadwal sekolah anak-anak. Jadi bila hari minggu, dan tanggal merah Pak Dadang juga libur.

Saya sempat bertanya kepada beliau kenapa tidak mau memasang merk? Setidaknya orang-orang tidak perlu bertanya-tanya lagi ketika mencari seperti saya. Beliau menjawab bahwa dulu sudah pernah dipasang merk, namun belakangan dilepas. Tanpa merk saja saya harus mengantri untuk membeli, apalagi kalau dipasang merk.

P88
Pak Dadang sedang bekerja

P99

“kalo rasonyo lemak kan gek wong wong tau dewek tempatnyo” (kalau rasa pempek saya enak kan orang-orang pasti akan tahu sendiri tempatnya dimana), Kata Pak Dadang.

Pak Dadang mengaku bisa menjual 1000 butir pempek panggang dalam sehari. Jam tutup pun tak tentu, tergantung dari sudah habis atau belum pempek yang dijual. “tapi biasonyo kami tutup jam limo tula” (Tapi biasanya saya tutup jam 5 sore) , Ujarnya lagi.

P1010
Ready to serve

Ketika saya rasakan, pempek panggang Pak Dadang memiliki tekstur yang sangat lembut. Kulit dan bagian dalamnya sangat empuk ketika digigit. Dan rasa ikannya sangat terasa. Pak Dadang juga menambahkan BANYAK ebi di dalam pempek panggangnya sehingga ketika dikunyah kita akan menikmati rasa ikan dan udang yang menyatu di dalam mulut. Sangat enak. Tidak salah bila pempek panggang Pak Dadang ini disukai banyak orang.

Pempek Panggang Kolonel Atmo dan pempek panggang Pak Dadang ini hanyalah salah dua dari sekian banyak penjual pempek kampung yang ada di Palembang. Kedua-duanya sama-sama enak meskipun strukturnya sedikit berbeda. Pempek Panggang Kolonel Atmo memiliki tekstur kulit yang lebih keras, namun garing ketika digigit. Sedangkan Pempek Panggang Pak Dadang memiliki tekstur yang empuk luar dalam. Kedua-duanya sama-sama enak dan wajib dicoba jika anda ke Palembang. Lalu anda bisa menentukan yang mana pilihan anda.

Ini dia dua Jagoan Pempek Panggang di Palembang
5 (100%) 3 votes
(Visited 6,251 times, 1 visits today)

Anak Teknik yg bekerja sebagai Pegawai swasta di bidang Keuangan. Selalu punya affair dengan Agatha Christie, Dan Brown, dan Google. Sangat cinta keluarga kecilnya, rajin nulis di bonadapa.com

9 Comments

  1. M. Aulia Ramadhani
    June 3, 2015

    Pak Dadang ini mirip yang jualan di Cinde, yg di CInde itu juga maknyus soale 😀

    Reply
    1. Nina
      June 5, 2015

      Mungkin itu Saudara beliau yang juga jual pempek panggang. Ada satu orang yg ngasih tau aku via twitter 🙂

      Reply
  2. suzan
    June 4, 2015

    Baru tahu loh pempek ini, jadi pengen nyobain

    Reply
  3. Nina
    June 5, 2015

    Ayo dicoba Suzan. Dua duanya maknyuss 😀

    Reply
  4. cynthia
    June 5, 2015

    udah pernah nyoba dua2nya…emang bener enak…

    Reply
    1. Nina
      June 17, 2015

      Dua duanya jagoan ya 😀

      Reply
  5. Panji
    September 11, 2015

    Jd inget, tahun 81, pas ane di SD Xaverius 2, ada juga pempek panggang … dpn sekolah … jd kangen …

    Reply
  6. NinaFajriah
    September 14, 2015

    Iya mas Panji. Tiap-tiap sekolah di Palembang sepertinya punya signature pempek masing-masing yang digemari siswa-siswinya*dan punya signature kue pancong masing-masing juga, haha* 😀

    Reply
  7. Sony
    January 17, 2017

    Hari ini 17 januari 2017 saya menginjakan kaki kembali di kota kelahiran… setelah 18 tahun merantau di kota surabaya.
    …… Waaahhhh uda gak sabar besok memulai adventure perkulineran makanan khas palembang… hemmm lemak nian oiii

    Makanan pempek panggang ini salah satunya mengingatkan langganan gerobak di depan SD saya dulu SD Indriyasana.
    Besok mau main2 kesana sapa tahu masih eksis jualan bapaknya hehehe

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *