Martabak HAR Khas Palembang Yang Bikin Ketagihan

Martabak Khas Palembang

Jujur, ketika ditanya makanan apa yang paling bikin kangen dengan Kota Palembang, saya tidak akan menyebutkan Pempek sebagai jawaban pertama melainkan Martabak HAR. Mungkin begitu juga dengan kalian yang sudah pernah merasakan nikmatnya kuliner khas Palembang yang satu ini.

Buat yang belum tahu, akan saya kasih sedikit gambaran. Martabak HAR adalah makanan berupa martabak yang digoreng, yang di dalamnya berisi telur (ayam/bebek), yang kemudian disajikan bersama kuah kari berisi kentang dan rempah-rempah. HAR sendiri adalah singkatan dari Haji Abdul Rozak, yang merupakan seorang saudagar palembang asal india, pelopor pertama dan pemilik usaha kuliner martabak HAR.

Martabak Khas Palembang
martabak HAR lengkap dengan cuka + potongan cabai

Asal usul martabak HAR sendiri tidak begitu jelas. Walau tampaknya martabak ini menyerupai martabak India (yang juga merupakan negara asal dari Haji Abdul Rozak),  akan tetapi berbagai sumber menyatakan kalau di India sendiri tidak ada martabak sejenis martabak HAR khas palembang ini. Tidak hanya India, martabak HAR ini juga berbeda dengan martabak india khas Medan, martabak telur Jakarta, apalagi martabak malabar atau martabak mesir. Dengan beberapa fakta tadi, bisa disimpulkan kalau martabak HAR khas Palembang memang berbeda, dan merupakan hasil olahan dan kreasi yang tercipta di Palembang.

Dapat kita yakini memang si pencipta resep dahulu menciptakan martabak ini terinspirasi dari makanan khas India yang sejenis, namun telah mengalami banyak inovasi dan eksperimen yang membuatnya memiliki cita rasa tersendiri yang dapat diterima oleh lidah orang Indonesia khusunya wong Palembang sehingga menjadikannya kuliner khas yang berasal dari Palembang dan sangat berbeda dengan martabak yang ada di India.

Martabak Khas Palembang
salah satu cabang rumah makan martabak HAR resmi dengan papan nama yang ada foto H. Abdul Rozak
Martabak Khas Palembang
martabak HAR saat digoreng

Ketika anda berkunjung ke kota Palembang, maka pastikan anda mencoba martabak HAR khas palembang ini. Perlu diketahui, rumah makan yang merupakan cabang resmi dari martabak HAR adalah rumah makan yang di dalamnya atau pada papan namanya terdapat foto Haji Abdul Rozak. Hingga saat ini, sudah terdapat beberapa rumah makan cabang martabak HAR di kota Palembang. Haji Abdul Rozak memiliki 8 anak dan semuanya menjual martabak HAR. Tetapi bila anda ingin mencoba mengunjungi rumah makan martabak HAR yang pertama, anda bisa mengunjungi “Toko Kopi HAR” yang berada di Jln. Jendral Sudirman dekat bundaran air mancur Palembang (depan Masjid Agung Palembang). Dan bila anda lebih suka suasana yang lebih modern dan gaul, ada juga “Martabak & Resto HAR” milik cucu H. Abdul rozak, yaitu H. Richard di Jl. Jendral Sudirman no. 2269. Di Resto HAR ini suasanya nya lebih nyaman, mewah, ada free wifi dan buka 24 jam.

Martabak Khas Palembang
Toko Kopi HAR. Rumah makan pertama yang menjual martabak HAR (pic: AdrianFajri)
Martabak Khas Palembang
Martabak dan Resto HAR. dengan interior nyaman. tidak lupa terdapat foto H. Abdul Rozak (pic: cumilebay)

Karena martabak HAR sudah lama berada di kota palembang, maka banyak juga mantan pegawai rumah makan HAR dan keturunannya yang membuka rumah makan sendiri yang rasanya tidak jauh beda dengan martabak HAR asli ataupun setelah melalui proses modifikasi agar lebih bervariasi.  Beberapa rumah makan yang menjual martabak sejenis antara lain HARBES, HARASLI, DAHAR, dll.

Silahkan mencoba dan hati-hati jangan sampai ketagihan, apalagi yang berdomisili di luar kota Palembang. Tetapi, kalau ingin mencoba bikin sendiri di rumah, resep nya sudah bisa anda temui di internet.

Martabak HAR Khas Palembang Yang Bikin Ketagihan
4.2 (84%) 5 votes
(Visited 8,972 times, 1 visits today)

dentist, toycamographer, vape entusiasm, bike rider, traveler, meat lover.

5 Comments

  1. Nina
    June 13, 2015

    Martabak Har mantap 🙂

    Reply
  2. M. Aulia Ramadhani
    June 19, 2015

    kalo martabak telur bisa jadi sama di beberapa daerah sekalipun, yang membedakan itu kuah karinya, yummy… kalo khilaf kadang makan 2 #ups 😀

    Reply
  3. setia1heri
    August 15, 2015

    ijin mengutips masbro..thx

    Reply
  4. Dedy@Dentist Chef
    December 14, 2015

    Martabak pertama bukan toko itu, tapi martabak HAR Jl.Kebumen

    Reply
  5. Restu
    March 4, 2016

    Buka cabang di bali dong… aku orang palembang yg hijrah ke bali dan doyan banget ama mertabak har…pas ngidam kemarin pun gax kesampean pengen makan martabak har…#sedih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *