Mengelilingi Burukan Jambi 16 Ilir Palembang

16 Ilir Palembang

Semakin melengkapi referensi traveller tentang wisata kota Palembang, khususnya Pasar 16 Ilir, kali ini saya tambahkan satu lagi magnet dari Pasar 16 Ilir Palembang. Baju bekas. Jangan underestimate dengan yang bekas-bekas karena baju bekas disini ramai dan meriah. Di jam-jam padatnya, yaitu antara pukul 15.00 – 17.00 WIB tempat ini ramai (selayaknya pasar) dan berisik. Masing-masing pedagang berlomba-lomba meneriakkan barang dagangan mereka.

“ Lepis murah, lepis murah, tigo polo, tigo polo.. “ yang maksudnya adalah celana levis (jins) murah, tiga puluh ribu.

Baju dibongkar-bongkar tidak masalah. Yang penting pelanggan ketemu yang diinginkan

Para penjual disini terbilang cekatan karena waktu yang mereka miliki untuk menjajahkan dagangannya sangat singkat. Di jam-jam pagi, Pol PP sudah bersiaga menertibkan lokasi yang sebenarnya adalah taman kota. Untuk kawasan ini, biasanya pedagang mulai berbenah dari jam 2 an. Puncak keramaian mereka hanya sekitar satu sampai dua jam yaitu saat pegawai pulang kantor. Pelanggannya pun beragam dari remaja, ibu-ibu, bapak-bapak, nenek-nenek juga banyak. Tidak jarang kalangan menengah atas juga berkerumun diantara pembeli.

Semua usia, pria wanita, serbuuu

Bertempat tepat di bawah jembatan Ampera, masyarakat Palembang biasa menyebut lokasi ini ‘bawah proyek’. Alasannya mungkin karena sebelum proyek renovasi dibawah jembatan Ampera selesai para penjual baju bekas ini sudah berjualan duluan dan belum ada nama khusus untuk lokasi tersebut maka melekatlah ‘bawah proyek’. Soal baju bekas sendiri sebenarnya orang Palembang lebih mengenalnya dengan BJ atau Burukan Jambi atau juga Barang Jambi bisa juga Bekas-an Jambi. Sebenarnya di dearah lain barang seperti ini juga dikenal dan cukup diminati. Seperti Jogja yang menyebut pasar baju bekas dengan pasar ‘awul-awul’ atau Riau yang menamai dengan ‘obal-abul atau owol-owol’. Ya, tapi intinya baju bekaslah.

Barang-barang ‘second’ ini merupakan barang impor yang biasanya berasal dari Singapura, Korea, Taiwan atau Jepang. Meskipun telah diatur dalam Undang-undang No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan bahwa barang impor harus merupakan barang baru tapi tidak menyurutkan semangat pedangan untuk terus berjualan. Ditambah lagi dengan indikasi ribuan bakteri bersarang didalam baju-baju impor tidak mengurangi minat pelanggan untuk membeli baju merah meriah ini. bahkan sekarang bukan hanya pakaian saja yang diimpor. Tapi tas, sepatu dan perlengkapan fashion lainnya juga menjadi perhatian.

Tas dan beberapa pernak-pernik fashion lainnya juga tersedia
Anak-anak punya kesibukan sendiri sembari ibunya sibuk memilih baju

Kembali lagi ke BJ-nya Pasar 16 Ilir, untuk travaller yang datang kesni bersama keluarga, akan lebih dimudahkan karena ada tempat bermain anaknya juga. Cukup menghiburlah untuk anak-anak yang bosan menunggu ibunya berbelanja. Semantara untuk orang dewasa juga ada panggung sederhana untuk melepaskan lelah setelah berbelanja. Dengan orgen dan beberapa sound system, disudut ini kita bisa berkaroke ria (ya, setelahnya bisa membayar seikhlasnya). Spesialnya kebanyakan yang berkumpul dan bernyanyi adalah opa-opa dan oma-oma.

Cyber Park Palembang
Karoke di panggung Cyber Park Palembang plus free hotspot
Tepian Sungai Musi
Wisata kulinet Tepian Sungai Musi
Icon Palembang Jembatan Ampera
Makan dengan pemandangan icon Palembang, Ampera

Tidak hanya untuk anak-anak dan opa oma, sekitar 30 meter dari bawah proyek ini juga terdapat tempat makan keluarga, wisata kuliner ‘Tepian Sungai Musi’ bonus utama tempat ini adalah pemandangan sungai musinya. Kebanyakan yang dijual adalah menu khas Palembang, seperti pempek, modal tekwan atau pindang patin dan berengkes untuk makanan beratnya.

Nah untuk anak mudanya, tidak jauh dari pasar BJ ini ada tempat nongkrong seperti KFC dan J.Co. Untuk yang tidak senang belanja, kawasan ini juga bagus untuk objek foto. Jadi tambah lengkap bukan.
Selamat belanja, selamat makan, selamat liburan.

Mengelilingi Burukan Jambi 16 Ilir Palembang
5 (100%) 1 vote
(Visited 2,251 times, 1 visits today)

a daughter who so close to father and greatly admired to mother

6 Comments

  1. Nina
    June 13, 2015

    Rame juga ya yg ke burukan 🙂

    Reply
    1. rizka nurliyantika
      June 15, 2015

      makin sore makin rame mbak. sok ikut milih-milih.

      Reply
  2. M Guntur
    June 14, 2015

    di bawah icon kota palemabang ternyata ada pasar burukan ya. Keren juga burukan.

    Reply
    1. rizka nurliyantika
      June 15, 2015

      ada mas. butuh guide ngk? wkwk

      Reply
      1. Kodo
        September 13, 2016

        Ada contac kak? Mau tanya” nih

        Reply
  3. suzan
    June 16, 2015

    Kalo lagi ada waktu suka hunting kesini, tapi sudah lama banget gak kesini

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *