Mengunjungi Pagoda Nan Cantik di Pulau Kemaro Palembang

pulau kemaro

Bagi yang berkunjung ke Palembang dan ingin menemukan tempat wisata yang bisa dikunjungi, pastilah langsung mencari-cari artikel tentang wisata yang patut dikunjungi di Palembang di mesin pencarian online. Kebanyakan artikel tersebut akan mencatat Pulau Kemaro sebagai salah satu tujuan yang banyak dikunjungi.

Pulau Kemaro sendiri terletak di tengah Sungai Musi, jadi perlu menaiki perahu ketek atau perahu motor yang banyak ditepian Sungai Musi yang bisa dinaiki di depan Benteng Kuto Besak. Biasanya tarif yang dikenakan sekitar 30rb – 50rb per orang, silakan bagi yang akan berkunjung bisa nego kok tarif ke Pulau Kemaro. Waktu yang diperlukan dari tepian Sungai Musi di Benteng Kuto Besak hingga sampai Pulau Kemaro sekitar 45 menit.

Pulau Kemaro sendiri dari kata Kemarau yang memnag daerahnya merupakan daerah yang kering, tidak berair walau berada di tengah Sungai Musi. Pulau Kemaro ini berisi kuil atau klenteng yang biasa digunakan para etnis Cina untuk beribadah khususnya pada saat Imlek (tahun baru Cina) dan Cap Go Meh (15 hari setelah perayaan Imlek). Tidak hanya dikunjungi oleh para warga Palembang dan sekitarnya tapi pada saat Imlek dan Cap Go Meh pengunjung dari luar kota hingga luar negeri tumpah ruah di Pulau ini. Justru pada saat itu Pulau Kemaro memang tampak lebih menarik dihiasi dengan banyak lampion.

Yang paling terkenal Pulau Kemaro memiliki Pagoda nan indah berlantai 9 yang dibangun tahun 2006 di tengah-tengah pulau. Pagoda ini pasti menjadi tempat foto-foto yang tak mungkin dilewatkan pengunjung ketika berkunjung ke Pulau Kemaro. Selain itu lebih dulu ada Klenteng Hok Tjing Rio (Kuan Im) yang sudah ada sejak 1962. Di Klenteng inilah tempat biasanya para umat Budha melalukan peribadatan.

Bagi yang ingin meminta jodoh, bisa juga ke Pulau Kemaro karena disini terdapat Pohon Cinta yang konon katanya bagi yang mengukir nama pasangan di pohon tersebut akan berjodoh. Hal ini juga berhubungan erat dengan legenda Pulau Kemaro sendiri yang mengisahkan cinta sejati dari putri Raja Sriwijaya, Siti Fatimah dengan Pangeran dari Negeri Cina, Tan Bun An.

Pohon Cinta
Pohon Cinta – foto : itikkecil[dot]wordpress[dot]com
Alkisah dulu kala, Tan Bun An berlayar ke Sriwijaya untuk berniaga, saat ia meminta izin pada Raja Sriwijaya, Tan Bun An melihat Siti Fatimah lalu jatuh cinta. Nah Tan Bun An akhirnya berniat untuk menikahi Siti Fatimah dengan satu syarat Tan Bun An harus membawa 7 guci berisi emas. Lalu Tan Bun An mengajak Siti Fatimah menemui orang tuanya ke negeri Cina dan meminta orangtuanya untuk menyiapkan 7 guci emas. Oleh para pengawal guci-guci tersebut diatasnya ditutupi sayuran sawi agar selama perjalanan ke Palembang emas-emas itu aman dibawa. Saat hampir sampai di Palembang, Tan Bun An ingin melihat isi dari 7 guci yang telah dipersiapkan orangtuanya, Tan Bun An kaget yang ia lihat hanya 7 guci berisi sayuran sawi, ia pun membuang guci tersebut. Saat dibuang ia melihat bahwa di dalam guci tersebut tak hanya berisi sawi tapi juga emas. Tanpa pikir panjang Tan Bun An langsung terjun untuk mengambil kembali guci -guci tersebut. Siti Fatimah yang khawatir pada Tan Bun An yang tak juga muncul dari sungai akhirnya turut terjun mencari Tan Bun An. Keduanya tidak pernah kembali lalu muncul lah daratan yang akhirnya dikenal sebagai Pulau Kemaro, disana dibangun juga kuil dan makam untuk mereka.

Legenda Pulau Kemaro
Legenda Pulau Kemaro – foto : itikkecil[dot]wordpress[dot]com
Hayo, bagi yang mau ke Pulau Kemaro, lebih seru kalo rame-rame lho… ๐Ÿ™‚

Mengunjungi Pagoda Nan Cantik di Pulau Kemaro Palembang
3 (60%) 2 votes
(Visited 4,267 times, 1 visits today)

full time mother | part time blogger | crocheter | pisces | part of Blogger Wongkito

3 Comments

  1. M. Aulia Ramadhani
    June 20, 2015

    Peh kapan ke kemaro rame2 lagi? ๐Ÿ˜€

    Reply
  2. Bima Kurniawan
    June 20, 2015

    pas jaman sma sering kesini, samo cap gomeh…

    Reply
  3. suzan
    June 22, 2015

    Jadi inget cerita lucu waktu nulis di pohon cinta dan dikejar sama ibu penjaga Pulau Kemaro ๐Ÿ˜€

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *