Murmernya Lele Terbang Sambal Lalap Palembang

Lele Terbang Palembang

Bagi sebagian orang Sumatera, menu sambal merupakan sajian wajib dihidangkan bersama dengan nasi yang hangat dan menu lauk pauk lainnya. Hal ini dilakukan karena bikin nafsu makan kamu makin bertambah loh.

Salah satu jenis ikan yang menjadi olahan makanan dan sering kita temui di banyak tempat adalah Pecel Lele. Ya nama Pecel Lele sudah tidak asing kita dengar. Warung Pecel Lele yang biasanya berdiri mulai sore ini mudah kita temui di tepi jalan kota pada umumnya.

Dengan hanya mendirikan tenda, disusun meja dan kursi secukupnya, para pengunjung bisa datang makan ditempat tersebut dengan suasana ala kaki lima yang murah dan bikin perut kenyang.

Kini Pecel Lele tidak selalu dipandang makanan yang hanya ada di warung-warung tenda di pinggir jalan. Sambal Lalap hadir di Palembang dengan menyediakan menu andalannya, Lele Terbang. Apa!? Lele Terbang!? Apa iya Lele bisa terbang? Pasti lele ini membuat kamu menjadi penasaran kan?

Lele Terbang Palembang
Lele Terbang + Es Teh Jumbo

Lele Terbang merupakan salah satu makanan olahan yang berbahan dasar ikan lele. Di Sambal Lalap ini, keunggulan menu Lele Terbang adalah dari segi harganya yang murah meriah alias murmer. Coba kamu tebak, berapa harga satu porsinya? Rp9.500 per porsi + segelas es teh manis (sudah termasuk pajak). Hah!? Kok murah bingits kak!?

Apa aja sih selain ikan lele? Tentu saja ikan lele yang digoreng dengan tambahan tepung yang akan menambah rasa gurihnya ikan lele ketika disantap pas hangat. Sebelum masuk penggorengan, ikan lele diiris belah dua dan dibentuk menyerupai sayap. Mungkin itulah sebabnya disebut Lele Terbang. Selain itu bentuk ikan lele tidak terlalu besar, namun tidak pula terlalu kecil.

Dihidangkan bersama seporsi nasi, sambal, tahu dan tempe yang berukuran kecil (maklum murmer. Hehe), lalapan mentimun, kubis dan daun kemangi plus es teh manis jumbo.

Lele Terbang Palembang
Aneka Sayur

Ketika pertama kali saya memesan dan mencoba mencicipi di resto yang baru berdiri beberapa minggu ini, seporsi Lele Terbang tanpa perlu waktu yang lama kemudian “terbang” dibawa oleh pelayan ke meja untuk siap saya santap.

Kesan pertama yang saya inginkan adalah secuil potongan Lele Terbang yang krispi dan hangat, ternyata tidak saya dapatkan. Tampaknya ikan lelenya telah lama digoreng sehingga tidak lagi hangat.

Sepotong lele kemudian saya colek ke sambal lalapan langsung terasa pedas di lidah. Tekstur sambalnya masih tampak biji-biji cabainya. Kelihatannya ulek sambalnya tidak sampai halus, sehingga campuran lain seperti tomat pun masih bisa saya lihat.

Tak perlu sampai lebih dari 10 menit saya habiskan Lele Terbang. Yang tidak habis tersisa hanya sambalnya. Menurut saya, sambal lalapnya sangat pedas sehingga saya tidak berhasil menghabisi semuanya.

Oh ya penyajian Lele Terbang dialasi dengan kertas yang biasa untuk membungkus nasi dan diberi wadah semacam piring terbuat dari anyaman rotan. Tampaknya ini pula yang memberi kesan murmer. Tapi untuk soal kenyang atau tidak, bagi saya belum cukup kenyang. Selain porsi yang “minimalis”, wajar dengan harga yang diberikan murmer.

Lele Terbang Palembang
Suasana Pengunjung menikmati Lele Terbang

Dengan harga yang murmer ini, ternyata cukup banyak pengunjung yang makan di sini. Mulai dari kalangan anak muda, orangtua dan beserta kerabat keluarga memilih makan di sini. Mungkin karena masih baru, jadi banyak yang tertarik ingin mencoba menu masakan di resto Sambal Lalap ini.

Selain Lele Terbang, ada juga menu seperti: Ayam Goreng, Ayam Bakar dan Nasi Uduk. Masing-masing harganya Rp17.000 dan Rp18.000. Bagi kamu yang ingin mencoba merasakan sensasi makan Lele Terbang ala resto, bisa datang di Sambal Lalap, JL.MP.Mangkunegara No.9 (seberang SPBU), Palembang.

Murmernya Lele Terbang Sambal Lalap Palembang
4.5 (90%) 2 votes
(Visited 5,540 times, 1 visits today)

IT engineer | Blogger Wongkito Palembang | father of two daughter | interest in travel and tourism

3 Comments

  1. Bima Kurniawan
    June 16, 2015

    kelihatannya lezat sekali….

    Reply
  2. Nina
    June 17, 2015

    Sambelnya itu loh, tempe sambelnya, ayam gorengnya juga enak, wajar aja kalau restoran ini jadi sumber kemacetan baru di Kenten. hehehe

    Reply
  3. Ernaldi
    July 10, 2015

    Lumyan. Pertama dateng gara2 penasaran, apa iya lele bisa terbang?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *