Tradisi Telok Abang & Perahu Bidar Palembang

Perahu Hias

Palembang memiliki banyak sekali tradisi unik yang sangat asyik untuk dinikmati. Jika ingin datang ke Palembang, bisa datang para peringatan Cap Go Meh, 15 hari setelah Imlek setiap tahunnya, atau di bulan Juni dan Agustus. Pada peringatan HUT Palembang di bulan Juni atau HUT Republik Indonesia, 17 Agustus. Kita bisa melihat tradisi unik di kota tertua di Indonesia yakni Festival Telok Abang dan Perahu Bidar serta Perahu Motor Hias.

Telok Abang

Telok abang itu apa?

Dalam bahasa Palembang, Telok berarti telur dan Abang berarti Merah. Telok Abang adalah telur rebus yang berwarna merah. Asal mula Telok Abang ini dimulai sejak peringatan Ulang Tahun Ratu Belanda Wilhelmina II saat Indonesia masih dijajah Belanda. Untuk memeriahkannya, masyarakat Kota Palembang membuat telur yang dicat merah. Awalnya telok abang ini menggunakan telur itik, namun kini dengan telur ayam.

telok abang

Pada peringatan HUT Kemerdekaan RI, Telok Abang ini biasanya ditancapkan di perahu, pesawat terbang dan mobil-mobilan yang terbuat dari kayu atau gabus.

Telok Abang

Sedangkan pada peringatan HUT Palembang di bulan Juni seperti saat ini, ada Festival Telok Abang. Ribuan telur berwarna merah ini diperebutkan oleh seluruh peserta Festival, baik masyarakat Palembang hingga pengunjung yang datang.

Telok Abang

Di tahun ini Pemerintah Kota Palembang membagikan 1332 telok abang sesuai dengan Hari Jadi Kota Palembang ke 1332 tahun. Sebelumnya telok abang  diletakkan di atas perahu dan diarak mengelilingi Plaza Benteng Kuto Besak Palembang.

Telok Abang

Meskipun cuaca mendung, namun Karnaval Telok Abang yang digelar Sabtu, 6 Juni 2015 ini sangat menarik minat masyarakat dan pengunjung yang datang ke BKB Palembang. Bahkan mulai dari anak-anak hingga orangtua baik laki-laki dan perempuan berebut mengambil telur berwarna merah tersebut.

Telok Abang

Festival Perahu Bidar

Salah satu tradisi kebudayaan kota Palembang yang hingga saat ini masih dilestarikan yakni Festival Perahu Bidar. Agenda wajib bagi yang berkunjung pada HUT Kota Palembang di bulan Juni ataupun HUT RI, 17 Agustus yakni menonton lomba Perahu Bidar.

Perahu Bidar

Sejarahnya Perahu Bidar ini dimulai dari patroli Kesultanan Palembang yang menggunakan Perahu Pencalang mengelilingi 108 anak Sungai di Palembang. Kawasan perairan Palembang harus dijaga khusus dengan Perahu Pencalang. Karena perahu ini cepat pergi dan menghilang, akhirnya dibuat lomba untuk melihat tim mana yang terbaik.

Perahu Bidar

Keseruan dari peserta lomba Perahu Bidar yang memacu dayung secepat mungkin mencapai garis finish, selalu berhasil menyedot perhatian. Seperti pada lomba Perahu Bidar, 7 Juni 2015, tidak hanya masyarakat Palembang, wisatawan lokal dan mancanegara ikut menonton pertandingan yang digelar di Sungai Musi didepan pelataran Benteng Kuto Besak Palembang tersebut.

Perahu Hias

Sebelum menyaksikan lomba Perahu Bidar, para pengunjung yang datang juga bisa menonton karnaval perahu motor hias. Pesertanya mulai dari instansi di Pemerintah Kota Palembang, BUMN, BUMD di kota Palembang ikut memeriahkan HUT Kota Palembang ataupun HUT RI.

Perahu Hias

Perahu-perahu motor hias ini dihias berwarna warni dengan tema tradisional ataupun modern. Bahkan untuk menarik pengunjung perahu yang lalu lalang di Sungai Musi ini, juga memberikan hiburan seperti musik dan tarian.

Jadi siapkan tiket ke Palembang untuk menikmati Telok Abang dan menyaksikan keseruan Lomba Perahu Bidar.

Tradisi Telok Abang & Perahu Bidar Palembang
5 (100%) 1 vote
(Visited 3,468 times, 1 visits today)

Jurnalis TV lokal di Palembang, penulis indie yang mengejar mimpi masuk major publisher, penyuka jalan-jalan, pecinta kopi, cokelat dan es krim, senang merajut dan menjahit baju

3 Comments

  1. Nina Fajriah
    June 10, 2015

    Telok abang untuk Agustusan, cuma di Palembang yg begini 😀

    Reply
    1. Suzan
      June 10, 2015

      Iya asli cuma ada di Palembang Nina

      Reply
  2. rasyid ali
    July 10, 2016

    Yes. Palembang punya keunikan tersendiri, ✌

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *